Welcome
image

Ketut Ester Tinggalini

+628164708665 /+628113804706/+6285100908314

Artikel Terbaru
Cek Nama Domain

Check Domain Name ?

History of Elisama Foundation

image


SEJARAH 


Yayasan & Panti Asuhan “ELISAMA” didirikan pada tanggal 09 Pebruari 1991 atas ide / prakarsa dari Ketut Ester Tinggalini.

Sebagai Badan Pendiri, Esther didukung oleh dua orang lagi yaitu Robby Samuel Tahalele dan Veronika Modya Dita Agustin. 


Nama ELISAMA diambil dari Alkitab Perjanjian Lama. ELISAMA adalah nama seseorang dari keturunan Yusuf (Bilangan 1 :10)  yang ikut tercatat dalam hitungan untuk mendampingi Musa dalam berperang. Adapun arti dari ELISAMA adalah : “Yang didengar oleh Allah” atau dengan lain kata: “Allah selalu mendengar setiap pergumulan dan peperangan yang kami hadapi dalam pelayanan di “ELISAMA”.


Selain itu kata ELISAMA juga mengambil singkatan dari nama para pendirinya yaitu ELI (Esther Tinggalini), SA (Samuel) dan MA (Modya Dita Agustin).


Terbentuknya Yayasan & Panti Asuhan ELISAMA terdorong oleh rasa kemanusiaan dan kasih sayang oleh karena begitu banyaknya terdapat anak yang putus sekolah karena tidak mampu, terlantar oleh karena orang tua berpisah, yatim-piatu, dan anak yang lahir di luar nikah yang kerap menjadi gunjingan masyarakat fanatik sehingga sedikit kesempatan yang diperoleh untuk mencapai pendidikan.

Juga dilatarbelakangi oleh masa kecil Ketut Esther Tinggalini sebagai anak yang tidak memiliki ayah (yatim) dan pernah menjadi anak asuh di sebuah Panti Asuhan Kristen di Singaraja dan Denpasar, Bali selama  9 (sembilan) tahun sehingga tercetuslah sebuah motto sebagai motivasi dalam hidup dan pelayanannya yaitu “I was given to give” . 


Sejak berdiri tahun 1991, Yayasan ELISAMA mulai menyantuni beberapa anak terlantar dan dari keluarga yang tidak mampu dengan memberikan bantuan pendidikan dan bahan makanan.

Tahun 1998 atas bantuan beberapa donator Yayasan dan Panti Asuhan ELISAMA meningkatkan pelayanan dengan menampung anak-anak tersebut dalam rumah kontrakan sebagai asrama dan memberikan bantuan sepenuhnya. Dari tahun 1998 sampai dengan pertengahan tahun 2004, ELISAMA beberapa kali pindah rumah dan pada bulan Mei 2004 menempati rumah di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Dara No. 2 Sesetan, Denpasar – Bali. 


Tanggal 20 Mei 2006 ELISAMA mencoba melebarkan pelayanan ke wilayah Kabupaten Buleleng (Singaraja) mengingat begitu banyak terdapat anak yang membutuhkan bantuan dengan berbagai latar belakang yang tidak bisa ditampung di ELISAMA Denpasar. 


Saat ini anak yang diasuh di ELISAMA berjumlah 89 orang yaitu 42 anak laki-laki dan 47 anak perempuan dari usia 1 tahun hingga 19 tahun. Anak yang diasuh di ELISAMA Denpasar berjumlah 51 orang terdiri dari 24 anak laki dan 27 anak perempuan. Sedangkan anak asuh di ELISAMA Singaraja berjumlah 38 orang terdiri dari 18 anak laki dan 20 anak perempuan.


ELISAMA dikelola oleh 15 orang staf yang ditempatkan secara bergantian di Denpasar maupun di Singaraja. 



Thu, 30 Sep 2010 @12:34


Write Comment

Name

E-mail (not published)

URL

Comment